Sedang Berhenti di Lampu Merah Jalan Belida, Pengguna Jalan Tertimpa Pohon Kering
Korban saat di
evakuasi. (Doc. Disdamkarmatan Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Angin kencang yang terjadi di kawasan Tenggarong pada Senin (28/9/2026) siang membuat situasi di simpang Belida, tepatnya di depan Terminal Tenggarong, mendadak menegangkan.
Seorang pengguna
jalan yang sedang berhenti di lampu merah tiba-tiba tertimpa pohon kering yang
tumbang sekitar pukul 14.30 Wita.
Korban saat itu
sedang menunggu lampu lalu lintas di simpang Belida atau simpang KPU Kukar.
Di tengah kondisi
angin yang cukup kencang, pohon kering di sekitar lokasi tiba-tiba tumbang dan
mengenai korban.
Warga yang berada di
sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan, Korban kemudian dipindahkan ke
salah satu warung bakso yang berada tidak jauh dari titik kejadian untuk
mendapat penanganan sementara sebelum petugas tiba.
Kepala Dinas Pemadam
Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida
Hurasani mengatakan, pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan
segera mengarahkan petugas untuk melakukan evakuasi.
“Begitu mendapat
informasi, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan
memberikan pertolongan,” ujarnya.
Petugas kemudian
melakukan pemeriksaan awal terhadap korban, termasuk memastikan tingkat
kesadarannya.
Setelah kondisi
korban diperiksa, proses evakuasi dilakukan menggunakan ambulans Damkar Matan.
Setelah mendapatkan
pertolongan awal, korban kemudian dibawa ke UGD untuk memperoleh pemeriksaan
dan perawatan medis lebih lanjut.
Meski demikian, belum
ada keterangan yang memastikan angin sebagai satu-satunya penyebab pohon
tersebut tumbang.
Ia mengingatkan
masyarakat agar lebih waspada ketika melintas atau beraktivitas di sekitar
pepohonan, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.
Pohon yang sudah
kering atau terlihat memiliki risiko tumbang dapat membahayakan pengguna jalan
apabila tidak segera ditangani.
Ia juga meminta
masyarakat tidak ragu melaporkan kondisi pohon yang dinilai membahayakan kepada
pihak terkait.
Menurutnya, laporan lebih awal dapat membantu mencegah kejadian yang berpotensi menimbulkan korban.
“Kalau masyarakat
melihat ada pohon yang sudah kering dan berpotensi membahayakan, sebaiknya
segera dilaporkan. Jangan sampai kita menunggu terjadi kejadian baru kemudian
dilakukan penanganan,” pungkasnya. (Kriz)